Kalau Kau Mau, KRONG Mengajak Hanyut dalam Psikedelik Mereka

Ini saya juga cuma katanya: musik adalah bahasa universal yang dapat menghubungkan jiwa dari berbagai belahan dunia.

Di Yogyakarta, ada sebuah band yang muncul (sebutlah) sebagai pionir dalam membawa nuansa psikedelik ke panggung musik lokal. Mereka adalah KRONG, kelompok musik yang bermula dari sudut tersembunyi di sebuah basement.

Kalau sebutan pionir psikedelik lokal bakal diperdebatkan, setidaknya mereka adalah pionir Basements’s Creeps Psychedelic/Acid Jam. Emang sudah ada yang begitu?

Awal Mula yang Mempesona

Pertengahan 2023 menjadi tonggak berdirinya KRONG, ketika para personel pertama kali bertemu di basement rumah salah satu anggota. Dengan semangat berkarya, mereka mulai merangkai ide-ide unik untuk menghadirkan nuansa psychedelic, menciptakan sesuatu yang belum lazim terdengar sebelumnya di Yogyakarta. Eh, ya sebenarnya kalau didengar sambil merem, saya kadang-kadang mendengar Mooner dan Soloensis dalam berisik-berisiknya KRONG. Iya atau cuma perasaan saya aja ya?

Inspirasi Dari Maestro Musik Dunia

Katanya, rumusan musik KRONG terinspirasi dari jamming sederhana dan pembicaraan mengenai para maestro musik seperti Jimi Hendrix, The Doors, dan 13th Floor Elevator.

Mereka menambahkan sentuhan sendiri dengan memperluas segmen instrumental dan memasukkan elemen synthesizer, menciptakan perjalanan musik yang menyerupai psikoterapi memanjakan indera pendengaran.

Lirik-lirik yang ada juga mengusung nuansa nyeleneh, surealis, bahkan terasa seperti sastra, membawa pendengar dalam sebuah perjalanan bermusik yang semakin dikecap semakin enak.

Memperkenalkan Personil KRONG

  • Etta [@baddlanguageforchildren] – Lead Guitar 1
  • Ijul [@sugarcane_grass] – Lead Guitar 2
  • David [@davidkusuma] – Rhythm Guitar
  • Boni [@nekrobonbon] – Synth, Vokal
  • Refo [@username_refo] – Drum
  • Amry [@anr6od] – Bass

“Sneaky Krong”: Pesan dari Dimensi Lain

Dirilis 3 November 2023 kemarin, lagu “Sneaky Krong” adalah karya terbaru dari KRONG, mempersembahkan pesan dari dimensi lain melalui lirik yang sarat makna. Suara psikedelik dan alunan musik mengajak pendengar menelusuri dunia yang penuh misteri dan keajaiban.

“At the wake, of the red lunar shore down on the crimson hill, a slitherin recklessly crawl upon the young one, and with both thumbs tied down, the slitherin shout: (Krong noises) the sneaky krong told the rubber hill…”

Dengan dedikasi terhadap eksplorasi musik psikedelik, KRONG patut mampu membawa pengalaman mendalam bagi pendengarnya.

Kamu, silahkan jelajahi dunia suara yang tak terbatas bersama KRONG, dan temukan keajaiban yang mengagumkan di setiap nada yang mereka ciptakan. Kalau ada hajatan dan mau nanggap KRONG, hubungi Boni di WA +6281229899336.

Tolong paham mana yang becanda mana yang enggak!

Lirik dan Makna Lagu “Messy” – Lola Young

Nasi telur di Warung Ibukoe

Hujan Gak Hujan, Anda Boleh Datang ke Nasi Telur Kalcer Warung Ibukoe!