Upaya PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi terus menunjukkan hasil positif. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bantuan Perpustakaan Digital, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Munawaroh di kawasan pesisir Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kini menikmati akses pembelajaran yang lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan.
Program yang mulai diimplementasikan pada pertengahan tahun 2025 tersebut dirancang untuk menjawab keterbatasan akses sumber belajar di wilayah pesisir. Kehadiran perpustakaan digital memungkinkan siswa dan guru memanfaatkan berbagai materi pembelajaran elektronik, konten multimedia interaktif, serta referensi penunjang yang sebelumnya sulit dijangkau melalui koleksi buku cetak konvensional.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat, Yasir, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“PLN tidak hanya membangun infrastruktur kelistrikan, tetapi juga berupaya menghadirkan dampak sosial yang nyata. Perpustakaan digital ini kami rancang sebagai sarana untuk membuka wawasan, meningkatkan literasi, dan menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi anak-anak di wilayah pesisir,” ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, pemanfaatan perpustakaan digital di MI Al Munawaroh terus berkembang. Siswa semakin terbiasa mengakses materi pembelajaran secara mandiri, sementara guru mulai mengintegrasikan konten digital ke dalam metode pengajaran sehari-hari. Perubahan ini turut mendorong suasana belajar yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP JBB, Nur Akhsin, menyampaikan bahwa fokus utama program TJSL PLN adalah keberlanjutan dan relevansi manfaat.
“Kami ingin setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Perpustakaan digital ini tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri siswa dan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran,” jelasnya.
Dari sisi sekolah, Kepala MI Al Munawaroh, Zeinuri, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini telah membawa perubahan positif yang dirasakan langsung oleh seluruh warga sekolah.
“Anak-anak menjadi lebih bersemangat belajar, guru lebih leluasa mengembangkan materi, dan keterbatasan sumber bacaan kini dapat diatasi. Perpustakaan digital ini menjadi titik awal bagi kami untuk terus berbenah dan berkembang,” ungkapnya.
Melalui program ini, PLN UIP JBB menegaskan perannya sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berorientasi masa depan. PLN berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program serta mendorong penerapan inisiatif serupa di wilayah lain.
