Perkuat Tata Kelola dan Layanan, Askrindo Sukses Pertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu

Dalam situasi tuntutan industri asuransi yang kian kompetitif serta kebutuhan layanan yang cepat dan tepat, penerapan sistem kerja berstandar merupakan landasan krusial bagi perusahaan untuk mempertahankan kualitas layanan. 

Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang berkelanjutan tidak hanya menjamin kualitas layanan tetap terpelihara, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan nasabah, mitra bisnis, dan regulator terhadap performa perusahaan.

Seiring dengan komitmen itu, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) kembali membuktikan konsistensinya dalam menjaga mutu proses bisnis dengan sukses mempertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. 

Audit dilaksanakan oleh PT Chesna, lembaga sertifikasi independen yang telah memiliki pengakuan nasional serta berafiliasi dengan jaringan sertifikasi internasional.

Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso, menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 ini merupakan bukti konkret bahwa Askrindo secara berkesinambungan mengimplementasikan standar mutu internasional dalam mengoperasionalkan kegiatan perusahaan.

“Melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu yang berkelanjutan, Askrindo memastikan seluruh proses operasional dijalankan secara disiplin, efisien, dan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik, sehingga mampu menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan,” jelas Mahelan.

Audit Surveillance tersebut mencakup lingkup inti Proses Akseptasi dan Klaim Asuransi Umum. Hasilnya, Askrindo berhasil mempertahankan sertifikasi tanpa temuan ketidaksesuaian, baik Mayor maupun Minor (Nol Temuan). Capaian ini menunjukkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di Askrindo telah berjalan secara efektif, konsisten, dan sesuai standar internasional. 

Penerapan ISO 9001:2015 di Askrindo tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif dan dokumentasi, tetapi diimplementasikan secara nyata dalam setiap proses bisnis perusahaan.

Mulai dari pengelolaan risiko, proses akseptasi, hingga penyelesaian klaim, seluruh tahapan dijalankan dengan pendekatan process-based dan risk-based thinking, sehingga mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kepuasan pelanggan.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Askrindo dalam menerapkan standar mutu internasional secara konsisten, sekaligus mendukung penguatan kualitas layanan dan tata kelola perusahaan di tengah dinamika industri asuransi yang terus berkembang.

Mazda Akan Bangun Basis Produksi Mobil Listrik Ringan, Tapi di Thailand

Danamon Gelar DAYATARA Hands of Hope, Dorong Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *