{"id":866,"date":"2025-12-25T15:02:53","date_gmt":"2025-12-25T15:02:53","guid":{"rendered":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/2025\/12\/25\/soto-jogja-memang-tidak-senendang-soto-tauco-tegal-namun-paling-setia-di-tanggal-tua\/"},"modified":"2025-12-25T15:02:53","modified_gmt":"2025-12-25T15:02:53","slug":"soto-jogja-memang-tidak-senendang-soto-tauco-tegal-namun-paling-setia-di-tanggal-tua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/2025\/12\/25\/soto-jogja-memang-tidak-senendang-soto-tauco-tegal-namun-paling-setia-di-tanggal-tua\/","title":{"rendered":"Soto Jogja Memang Tidak Senendang Soto Tauco Tegal namun Paling Setia di Tanggal Tua"},"content":{"rendered":"<p>Sebagai penikmat soto, penulis punya satu kesimpulan sementara, soto Jogja dan soto tauco Tegal itu seperti dua karakter yang sama-sama soto, tapi beda nasib di lidah. Ibaratnya sih, kayak bawang putih dan bawang merah; yang satu bening, kalem, dan sederhana, yang satu lagi pekat, nendang, dan langsung bikin melek sejak suapan pertama.<\/p>\n<p>Ya, soto Jogja dikenal dengan kuah beningnya, dan ada irisan jeruk nipis yang menjadi khasnya. Tidak banyak rempah menyengat dan aneh-aneh, tidak pula aroma yang terlalu tajam. Isinya pun sederhana: suwiran ayam, bihun, dan nasi serta taburan bawang goreng kadang ditambah koya tipis-tipis. Rasa kuahnya ringan, bahkan cenderung \u201caman\u201d untuk siapa saja. Soto bening ini cocok dimakan kapan pun, termasuk saat perut terasa lapar dan tidak bersahabat.<\/p>\n<p>Nah, berbeda jauh dengan soto tauco khas Tegal. Kuahnya lebih pekat, rasa asinnya begitu terasa tebal, dan aroma tauco yang langsung menyengat hidung. Sekali suap, lidah langsung bekerja dan buat melek seketika. Bagi penulis, soto tauco ini punya karakter yang lebih berani. Ia bukan sekadar soto yang bisa dimakan terus ah sudah, tetapi soto yang mengajak lidah berdiskusi.<\/p>\n<p>Namun, soal rekomendasi untuk anak kos seperti penulis ini, soto Jogja jelas memiliki nilai plus. Selain rasanya yang ramah dan ringan, harganya sering kali tidak masuk akal! Penulis bahkan menemukan soto Jogja dengan harga Rp5.000 per porsi. Sekali lagi, lima ribu. Di tengah harga makanan dan bahan pangan yang makin gila, angka itu terasa surgawi bagi kami anak kos.<\/p>\n<p>Dengan harga segitu, soto Jogja tentunya menjadi penyelamat di tanggal tua. Porsinya memang sederhana tapi cukup untuk mengganjal perut. Ditambah nasi hangat dan sambal, tidak lupa irisan jeruk nipis, soto bening ala Jogja menjadi teman karib anak kos yang serba hemat.<\/p>\n<p>Sedangkan untuk soto tauco Tegal, meski rasanya lebih \u201cnendang\u201d, umumnya harganya relatif cukup merogoh dompet. Wajar saja, bahan dan bumbu yang digunakan lebih kompleks. Soto ini lebih cocok jadi santapan sewaktu-waktu, bahkan penulis sendiri belum menemukan soto tauco yang pas di Jogja ini. Tetapi jika penulis sedang di kampung halaman, Tegal, ya jelas! Soto tauco menjadi pilihan penulis.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, baik soto Jogja maupun soto tauco Tegal tidak perlu jadi perdebatan. Keduanya punya tempat masing-masing. Soto tauco untuk memanjakan lidah, soto Jogja untuk penyelamat dompet. Dan bagi anak kos dengan UMR minimalis di provinsi istimewa ini, soto bening seharga lima ribu rupiah bukanlah sekadar makanan, melainkan bentuk kasih sayang paling nyata di tengah hidup yang makin gila ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai penikmat soto, penulis punya satu kesimpulan sementara, soto Jogja dan soto tauco Tegal itu seperti dua karakter yang sama-sama soto, tapi beda nasib di lidah. Ibaratnya sih, kayak bawang putih dan bawang merah; yang satu bening, kalem, dan sederhana, yang satu lagi pekat, nendang, dan langsung bikin melek sejak suapan pertama. Ya, soto Jogja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":206,"featured_media":867,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[113,153,154,155],"class_list":["post-866","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-rakyat","tag-jogja","tag-makanan","tag-soto","tag-tegal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/866","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/206"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=866"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/866\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=866"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=866"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kandangmacan.lol\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=866"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}